Just Take What You Need, For Free...

Pilih K750 jadi W800 atau iPhone?


Sejak pake K750i yang belinya maksa, aku jadi berani utak-utik HP. Pas baru beli kan emang tujuannya poto2, jadi belum maksimal utik2nya selama di jakarta kemarin. Paling2 instal opera mini buat konek facebook dan plurk sepanjang perjalanan.

Mengetahui kalo kamera pas disetel 2mp ga bisa buat zoom, langsung laporan ke ahlinya HP, si Arik Jihan Cell. Ternyata dia juga lagi ga punya firmware untuk modif kamera hp-ku ini. Coba2 googling sebentar ada beberapa tutorial yang keren2, antara lain modif K750 jadi W800 atau bahkan W810. Aku sebenarnya sempet kepincut sih, lantaran zoom pada kamera dan aplikasi walkman-nya yang keren. Apalagi setelan speaker hp-ku terdengar kurang keras dibanding K750 milik temanku. Tapi pengorbanannya kunilai terlalu besar, meniadakan fungsi tombol activity hanya untuk diganti menjadi tombol walkman.

Supaya kamera dengan resolusi maksimum bisa zoom, aku coba pake Sony Ericsson Update Service (SEUS) resmi sony ericsson, dan setelahnya malah kecewa. Ternyata dengan update firmware pake SEUS justru menjadikan proteksi hp supaya tidak bisa diutik-utik semakin kuat. Kata para modder, K750 yang yakin bisa diinstal firmware W800 tuh CID36 red. Punyaku gara2 kena SEUS CID-nya jadi 49 red yang belum tentu keberhasilannya.

Terus ada modder (tukang modif) yang murah hati, kasih paket K750 yang isinya sebenarnya modif untuk menjadikan W800 tapi ada bonus driver2 hardware tertentu, termasuk driver kamera dan akustik speaker.

Nah, ada yang bikin penasaran, Satu paket dalam file zip yang dikasih itu kutemukan ada theme iPhone (ealah, cuma theme tah?) trus ada icon package yang berisi ikon2 standard iPhone juga loh, plus file menu.ml nya. Tak pasang aja pake XS++ versi 3.1 (darwin) yang diremomendasikan.

Hasilnya? tada...
Tak tambahin juga layout biar ganti font. Tapi emang bener kata temen2, yang bisa ganti font baru yang versi DB2020 aja, K750 ni masih tipe DB2021, jadi hasilnya cuma bisa mengubah ukuran huruf. Salah satu gangguan dalam texting SE teratasi dah. Liat ponbuk uda ga usah tunggu nomornya scroll.
Oya, maaf yah, posting kali ini masih kasih pamer aja, tutorialnya ntar aja kalo ada yang nanya heheh...

Read More......

OPM vs MPE

Wuih, OPM vs MPE? bukannya biasanya OPM vs TNI? itu mah Organisasi Papua Merdeka, yang ini Oxygen Phone Manager versus MyPhoneExplorer.
Selama menggunakan Nokia 3200, aku melakukan sinkronisasi dengan komputer menggunakan OPM ini. Performa yang sangat memuaskan menurutku.


klik untuk liat ukuran gede

Fasilitasnya meliputi Phonebook, Organizer (Calendar and To-Do List), Calls and Messages log, SMS dan MMS, Gallery (photos, video clips, music, ringtones, voice recordings). Aku selama menggunakan aplikasi ini terhitung telah menyimpan lebih dari 10.000 sms, baik biasa maupun privat hehe. Pernah marahan sama mantan pacar gara2 sms pacarku sebelumnya dibaca dia (gawat deh). Sms langsung dari PC pun bisa, tapi sms dari PC bikin pulsa sms jebol karena biasanya lupa menyingkat karakter vokal hoho...

Yang lebih penting daripada backup sms sebenarnya backup fonbuk tentu saja. Aku pernah kehilangan no IM3 jadulku, dan waktu itu aku masih pake motorola yang belum kutemukan PC Suite-nya, duh, jadi pengen gelitikin orang yang ngilangin SIM card-ku mpe muntah bubur nanas aja:-( jadi semenjak menggunakan OPM, aku rutin mengekspor fonbukku menjadi format xls.

Sekarang, karena pake K750i, aku menggunakan MyPhoneExplorer yang Alhamdulillah freeware, jadi ga merasa bersalah kalo menggunakan yang full version.

klik untuk liat gambar full

Kemampuannya hampir sama, mungkin kalah di MMS dan gak bisa menyimpan channel radio. sms dari PC bisa, ada baloon pop out juga di system tray kalo ada sms masuk.
Oya, kalo mau donlot dua macem PC Suite yang pernah kupake di atas, bisa masuk sini.

Read More......

N3200 vs K750

Tidak fair membandingkan dua produk yang berbeda dengan parameter yang sama

Tapi itulah yang sedang kubahas. Bukan dari segi teknis, tapi segi kenyamanan dan selera yang masih fair untuk dibandingkan. Kenapa aku membandingkan dua HP ini? Yah, ini lah hape yang kumiliki, inget cerita ini gak?

Oke kita mulai reviewnya. Aku sebenarnya bukan tipe kolektor HP. Tapi aku kurang sreg jual HP untuk membeli HP yang lebih bagus. Kalo saja HP motorola-ku ga rusak, pasti ga bakal ganti HP deh. Kalo aja 3200-ku ini bisa dipake foto yang bagus, ya ga beli lagi kayaknya (halah, bilang aja ga punya duit, jaim banget seh)

3 tahun lebih memakai 3200, rasanya puas banget. Telp, sms, MMS, email, browsing, gonta-ganti game tiap hari, YM-an, Mig33, Mxit, dengerin Gigi Show EBS FM tiap hari, rekam dosen ngomel, sampai nyenterin muka adik kelas pas ospek di Cuban Talun juga pake 3200 ini. Pokoknya maknyuss (makanan kalee)
Sampai pada hari itu (20 Maret 2009) aku memutuskan untuk beli K750 demi foto2 di Jakarta hehe..
Sebenarnya semua yang bisa dilakukan 3200 bisa dilakukan juga oleh k750 dengan lebih bagus, tapi faktor kenyamanan belum tentu HP yang hi-end bisa mengalahkan HP lo-end. Ini kira2 yang bisa diperbandingkan dari HP-ku sebelumnya dengan HP-ku yang sekarang.

Fonbuk. Kalo masalah fitur sih sama aja, kapasitas sekian dengan sekian field (home, mobile, work, foto id, dll) tapi dalam penggunaan memori, K750 kunyatakan kalah nyaman. Bayangin aja, betapa rewelnya K750 ketika penyimpanan nomor kontak adalah kartu SIM, waktu sms/telp, memori hp tidak bisa diakses.
Tidak seperti 3200 yang memori SIM maupun phone bisa diakses bersamaan, dalam list-nya hanya dibedakan ikonnya. Menyalin nomor dari SIM ke phone maupun sebaliknya juga agak ribet untuk K750, harus mark dulu.

Sms. Texting K750 masih kalah sama 3200, fitur T9 inputnya masih kurang sempurna. Kalau 3200 fitur dictionary yang memudahkan kita bila ingin sms tanpa disingkat. Contohnya, jika Dictionary Indonesia terpilih, untuk mengetik "mobil" hanya perlu menekan "66245".
Smiley emang uda bentuk ikon yang bagus dan bisa muncul di HP yang kompatibel, misal sesama SE atau siemens, tapi aksesnya masih bertele2. 3220 cukup dengan menekan tombol asterisk (*) dua kali sudah tersuguh smiley, K750 harus melalui menu insert symbol dulu.

Yang paling mengecewakan dari K750 adalah ketidakmampuan untuk menyisipkan nomor dari fonbuk untuk dikirim lewat sms melalui jendela sms. Misal kita di-sms teman, "eh tolong sms-in no si Anu plus alamat imelnya dong", K750 ga bisa. Yang bisa dilakukan untuk mengirim nomor dari fonbuk adalah membuka menu fonbuk dulu, baru send contact via sms. Itupun ga bisa diedit dulu, kalo mau kirim alamat imel juga harus lewat sms yang berbeda. Sungguh pemborosan sms bagi rakyat kecil (rakyat kecil yang mampu beli K750)

Bersambung

Read More......