seorang penanya di yahoo answers menanyakan ini :
"Saya pake avira sama Mse ! Kalo kalian pake antivirus apa? Saya pingin gantii yang lebih ampuh?"
kekuatan antivirus selain masalah merk, yang paling utama adalah update database antivirus. dengan update terbaru, antivirus akan mendapatkan informasi virus yang lebih lengkap daripada yang idak di update. itu yang pertama
kedua, pemilihan merk, lebih ke arah kenyamanan dan pengalaman menggunakan. ini lebih bersifat subjektif karena pengalaman pengguna dalam menghadapi virus berbeda2. saya pribadi puas dengan avira free yang terupdate. belum pernah bobol sejauh ini, namun, notifikasinya cukup mengganggu, jadi saya beralih ke panda cloud, yang juga memuaskan bagi kasus saya, dan tanpa notifikasi berlebihan.
ketiga, pakailah antivirus satu saja. antivirus merupakan polisi komputer yang menginginkan akses istimewa terhadap file dalam komputer kita. jadi bisa dibayangkan kalau ada lebih dari satu antivirus yang menginginkan akses khusuh, bisa jadi antivirus yang satu dianggap virus bagi antivirus lain. semoga membantu.
Read More......

Entah kenapa yah, komputerku kok sering restart, firefoxnya aja yang restart uda puluhan kali. Lha akhir2 ini malah komputernya yang restart. Ni kan komputer operator, repot donk.
Kucoba donlot firefox terbaru, 3.5.1 dan mmm, aroma opera keliatan deh...

Lihat lingkaran merah, Opera banget kan? Secara default, sebelum firefox versi ini (sebelumnya aku pake 3.1.8) tidak dimunculkan ikon newtab (lingkaran biru). Ikon newtab yang ada di toolbar pada ilustrasi di atas karena aku installnya upgrade dari Firefox 3.1.8 yang ikon newtabnya kumunculkan sendiri.
Yah, akhirnya, moga2 tidak suka crash lagi yah...
Read More......

klik untuk memperbesar gambar
Mendapat bisikan dari teman2 bahwa opera cukup ringan untuk membuka
facebook jika dibandingkan firefox, aku mulai mencoba menggunakannya hari ini.
Yah, kalau masalah kecepatan sepertinya kok tidak ada perubahan signifikan (pake perasaan aja sih), tapi justru ada sedikit yang mengganggu, entah mengapa picasa merasa kurang optimal jika dibuka menggunakan opera, padahal settingku sih tidak ada yang bersangkut paut dengan perubahan setting java, img loading atau apapun itu yang keren2.
Akhirnya dengan sedikit kecewa, balik lagi pake firefox deh. Firefox oye! (kata pak Manteb)
Read More......

Sejak pake K750i yang belinya maksa, aku jadi berani utak-utik HP. Pas baru beli kan emang tujuannya poto2, jadi belum maksimal utik2nya selama di jakarta kemarin. Paling2 instal opera mini buat konek facebook dan plurk sepanjang perjalanan.
Mengetahui kalo kamera pas disetel 2mp ga bisa buat zoom, langsung laporan ke ahlinya HP, si Arik Jihan Cell. Ternyata dia juga lagi ga punya firmware untuk modif kamera hp-ku ini. Coba2 googling sebentar ada beberapa tutorial yang keren2, antara lain modif K750 jadi W800 atau bahkan W810. Aku sebenarnya sempet kepincut sih, lantaran zoom pada kamera dan aplikasi walkman-nya yang keren. Apalagi setelan speaker hp-ku terdengar kurang keras dibanding K750 milik temanku. Tapi pengorbanannya kunilai terlalu besar, meniadakan fungsi tombol activity hanya untuk diganti menjadi tombol walkman.
Supaya kamera dengan resolusi maksimum bisa zoom, aku coba pake Sony Ericsson Update Service (SEUS) resmi sony ericsson, dan setelahnya malah kecewa. Ternyata dengan update firmware pake SEUS justru menjadikan proteksi hp supaya tidak bisa diutik-utik semakin kuat. Kata para modder, K750 yang yakin bisa diinstal firmware W800 tuh CID36 red. Punyaku gara2 kena SEUS CID-nya jadi 49 red yang belum tentu keberhasilannya.
Terus ada modder (tukang modif) yang murah hati, kasih paket K750 yang isinya sebenarnya modif untuk menjadikan W800 tapi ada bonus driver2 hardware tertentu, termasuk driver kamera dan akustik speaker.
Nah, ada yang bikin penasaran, Satu paket dalam file zip yang dikasih itu kutemukan ada theme iPhone (ealah, cuma theme tah?) trus ada icon package yang berisi ikon2 standard iPhone juga loh, plus file menu.ml nya. Tak pasang aja pake XS++ versi 3.1 (darwin) yang diremomendasikan.
Hasilnya? tada...
Tak tambahin juga layout biar ganti font. Tapi emang bener kata temen2, yang bisa ganti font baru yang versi DB2020 aja, K750 ni masih tipe DB2021, jadi hasilnya cuma bisa mengubah ukuran huruf. Salah satu gangguan dalam texting SE teratasi dah. Liat ponbuk uda ga usah tunggu nomornya scroll.
Oya, maaf yah, posting kali ini masih kasih pamer aja, tutorialnya ntar aja kalo ada yang nanya heheh...
Read More......
Wuih, OPM vs MPE? bukannya biasanya OPM vs TNI? itu mah Organisasi Papua Merdeka, yang ini Oxygen Phone Manager versus MyPhoneExplorer.
Selama menggunakan Nokia 3200, aku melakukan sinkronisasi dengan komputer menggunakan OPM ini. Performa yang sangat memuaskan menurutku.

klik untuk liat ukuran gede
Fasilitasnya meliputi Phonebook, Organizer (Calendar and To-Do List), Calls and Messages log, SMS dan MMS, Gallery (photos, video clips, music, ringtones, voice recordings). Aku selama menggunakan aplikasi ini terhitung telah menyimpan lebih dari 10.000 sms, baik biasa maupun privat hehe. Pernah marahan sama mantan pacar gara2 sms pacarku sebelumnya dibaca dia (gawat deh). Sms langsung dari PC pun bisa, tapi sms dari PC bikin pulsa sms jebol karena biasanya lupa menyingkat karakter vokal hoho...
Yang lebih penting daripada backup sms sebenarnya backup fonbuk tentu saja. Aku pernah kehilangan no IM3 jadulku, dan waktu itu aku masih pake motorola yang belum kutemukan PC Suite-nya, duh, jadi pengen gelitikin orang yang ngilangin SIM card-ku mpe muntah bubur nanas aja:-( jadi semenjak menggunakan OPM, aku rutin mengekspor fonbukku menjadi format xls.
Sekarang, karena pake K750i, aku menggunakan MyPhoneExplorer yang Alhamdulillah freeware, jadi ga merasa bersalah kalo menggunakan yang full version.

klik untuk liat gambar full
Kemampuannya hampir sama, mungkin kalah di MMS dan gak bisa menyimpan channel radio. sms dari PC bisa, ada
baloon pop out juga di
system tray kalo ada sms masuk.
Oya, kalo mau donlot dua macem PC Suite yang pernah kupake di atas, bisa masuk
sini.
Read More......
Berawal dari kesulitan membuat grafik (diagram batang, garis dll) di kingsoft writer, aku sempat stuck dan mulai berpikir ala barbar hehe, maksudnya adalah menggambar manual satu persatu menggunakan autoshape. Kadang kalo kita lagi stres, sekelebat terlintas ide ala human nature.
Mengapa aku tidak menggunakan fasilitas internet unlimited yang kumiliki yah? (pamer deh) sementara aku cuma ingat google docs. Tapi masih harus register ulang, duh. Terus aku coba-coba search dengan kata kunci "graph maker", hasil pencarian yang teratas memberikan nada yang sangat menggembirakan.
http://nces.ed.gov adalah hasil teratas dari pencarian itu. Yang melegakan adalah bahwa situs itu berdomain .gov yang berarti kita bisa menggunakan fasilitas itu tanpa khawatir diminta registrasi dan mungkin juga ada limitasi tertentu (maunya gratisan melulu)
Nama fasilitasnya adalah Create A Graph, ada versi klasik juga (wizard). Halamannya sudah keren, bukan flash tapi bisa bisa load parsial, jadi bisa ganti tab tanpa harus refresh seluruh halaman. Tampilan awalnya seperti ini,

Cara pengisian datanya juga relatif mudah. Aku yang sudah setahun ini tidak menggunakan Microsoft Word teringat lagi kemudahan pembuatan grafik seperti ini. Ini bahkan lebih mudah. nilai x tidak konsistenpun dia toleransi, beda dengan punya word yang nilai x harus konsisten dan y otomatis.
Kelebihan yang cukup membuat penggunanya tersenyum adalah kemampuan situs ini untuk menghasilkan grafik dalam berbagai macam format untuk diunduh. Taruh saja yang wajib aja, pdf, jpg, htm, dan lainnya lihat gambar saja ya...

Nah ini contoh grafik yang kubuat dengan nilai x tidak konsisten

Sebenarnya bukan hanya ini situs yang bisa membuatkan kita grafik, ada beberapa yang kukunjungi tadi pagi, tapi aku lebih sreg sama yang ini.
Situs pembuat grafik lainnya
http://faculty.vassar.edu/lowry/graphs1.html
http://www.amblesideprimary.com/ambleweb/mentalmaths/grapher.html
Read More......

beberapa menit yang lalu firefox yang kupakai update otomatis, dari versi 3.0.2 menjadi 3.0.5. Tapi mendadak aku kecewa. Entah komputerku yang error, program pengolah-kataku yang error atau justru firefoxnya. Tapi kurasa firefoxnya yang lebih "error" hehe..
Setelah update, aku bermaksud untuk mencetak dokumen dari wikipedia. Seperti biasa aku print preview dulu terus print 1 halaman yang terakhir untuk memastikan hasilnya benar. Ternyata ada kesalahan setting halaman. Firefox hanya mau menggunakan setting default printer yang dalam hal ini aku menggunakan kerta F4 (8.5*13)inci.


Nah, dari gambar di atas kan kita tahu kalau pencetakan di firefox mengikuti setting printer windows. Ok, print preview masih kertas F4, kalau ingin menggunakan kertas A4, kita hanya bisa mengesetnya dari menu file=>print=>printer properties. setelah klik OK, aku tidak melihat adanya perubahan preview kertas, tetap seperti ketika masih menggunakan F4. Okelah kalau pas kita bermaksud mencetak semua halaman. Tadi aku mau mencetak halaman artikel saja, tanpa daftar pustaka, kan harus tahu preview dengan kertas yang sesuai. Nah mulai parah deh masalahnya.
Masalah lagi. Aku sudah mengalah dengan mencetak seluruh halaman, ternyata layout-nya berantakan, gambar yang ada tumpang tindih dengan teks. Sumpah deh, habis-habisin kertas.
Tak kurang akal, aku pilih artikel yang kubutuhkan terus ku-paste ke kingsoft writer 2009-ku. Layout yang sedikit berantakan bisa ditoleransi karena hanya perbedaan tataletak, bukan ketumpangtindihan. Masalahnya lain lagi sekarang, hasil copy-paste tadi tidak mengikutsertakan image, duh, masak mau copy-paste gambar satu-persatu? padahal dulu waktu menggunakan Firefox 2 dan Kingsoft 2007 baik-baik saja.
bersambung deh, besok lagi..
Read More......
Pagi ini aku pulang dari piket di kantor, ayah buru-buru bilang supaya aku blok situs-situs porno di warnetku karena beliau dengar berita Jatim pagi ini tentang razia warnet yang bukan hanya merazia pemakaian software bajakan, tapi juga dengan alasan penyebaran pornografi dan bahkan terorisme. Selama ini sih aku udah blok pake OpenDNS yang cukup manjur untuk mengeblok situs porno internasional, walaupun kadang ada melesetnya.
Dalam suatu razia, biasanya polisi kalau menemukan pelanggaran apapun langsung main angkut komputer. Rata-rata pengusaha warnet bermodal kecil (Kurang dari Rp.50 Juta) bahkan modal utang juga. Mereka langsung saja ketakutan mendengar ancaman pidana kurungan atau denda puluhan juta rupiah, sehingga menurut saja ketika diminta uang damai yang berkisar antara Rp.15-50 juta (sumber Tempointeraktif)
Menilik alasan polisi menggunakan dalih pemberantasan pornografi, sebenarnya alasan ini sama saja mengatakan bahwa negara tidak mampu membendung situs-situs pornografi dari internet. Bayangkan saja, jika menutup situs porno adalah semudah menggunakan OpenDNS atau menggunakan software yang telah disediakan Depkominfo untuk di-download, mengapa negara menyerahkan tugas ini kepada warnet yang terhitung merupakan pengusaha kecil. Okelah, mungkin ini tanggung jawab warnet, terus apa reward-nya jika warnet ketahuan di dalamnya ada pelanggan yang mengakses situs porno, warnet tersebut mendapat punishment?.
Kita masih ingat bukan ketika youtube tidak dapat diakses karena kasus film fitna. Nah, ternyata bisa kan negara kita mengeblok situs tertentu. Kalau memang sudah disepakati kalau pornografi itu dilarang, pornografi itu melanggar hukum, pornografi itu haram, pornografi itu merusak, mengapa tidak di blok secara terpusat saja? Analisis awam saya adalah dalam hal-hal tertentu, pornografi dianalogikan dengan rokok. Rokok merusak, rokok merugikan, rokok ini itu, tapi tetap saja beredar karena negara mempunyai kepentingan dalam keberadaan rokok. Apakah senada dengan pornografi? Apakah negara mempunyai kepentingan sehingga memutuskan agar warnet kecil-kecil ini saja yang bertugas untuk menyaringnya?
Astaga, moga-moga bukan seperti itu kenyataannya. Mungkin kita tidak melihat alasan yang sebenarnya ada sehingga negara memutuskan untuk itu.
Asumsi penegak hukum adalah semua orang tahu hukum. Istilah ini lebih sering digunakan dari pada asas praduga tak bersalah. Kita yang salah karena tidak belajar yang mendalam mengenai hukum. Sebagian besar pengusaha warnet hanya mendalami ilmu teknik komputer, jaringan, listrik dan perangkat penyerta lainnya.
Memang solusi yang paling praktis dalam kasus ini adalah beralih menggunakan software bebas lisensi, entah itu opensource, freeware, GPL atau yang lain karena kita tidak bisa menggantungkan bisnis kita pada software legal. Software legal akan memaksa kita mengucurkan modal yang cukup besar dengan penghasilan yang tidak sebanding dengan pendapatan warnet. Sudah cukup banyak bukan keluhan tentang susahnya peserta MSRA Windows? dan juga tidak lupa untuk menggunakan teknik pengeblokan situs porno yang hebat karena negara telah menyerahkan urusan itu kepada kita walaupun disertai punishment tanpa reward.
Jangan mengeluh tentang rendahnya harga sewa perjam warnet dengan pembiayaan seperti itu. Mungkin dari awal seior kita menggunakan software ilegal sehingga mampu meraup untung besar dengan pendapatan kecil. Coba kalau dari awal sejarah kita menggunakan software legal, pasti mahal sekali tarif warnet hingga kini. Juga sebagai seruan kepada para pengusaha warnet yang dengan entengnya menarif dibawah Rp.3000/jam. Pengusaha itu sukses dengan bekerja sama, bukan dengan saling menjegal.
Yah, setelah berusaha keras, kita sekarang hanya bisa berbangga hati, menepuk dada seraya berkata (dlam hati), "kami, para pengusaha bidang internet, telah memikul tugas yang mulia, menyebarkan ilmu pengetahuan, turut mencerdaskan kehidupan bangsa, turut memerangi pengaruh buruk seperti halnya pornografi di negeri kami, walaupun kadang tak didukung oleh penegak hukum di negeri kami sendiri. Namun kami tetap tegar mengemban amanah ini demi tercapainya segala kebaikan keluarga dan negeri kami."
Read More......

Aku sedikit pusing ketika ternyata belum ada Aplikasi perkantoran yang sebagus ms.office. Warnetku menggunakan Kingsoft Office yang notabene trial. Aku menggunakannya dengan pertimbangan:
1. Kingsoft Office tampilannya sangat mirip dengan MS.Office 2003, sehingga pelanggan tidak terlalu melihat perbedaan antara keduanya
2. Jauh lebih ringan baik ketika instalasi maupun waktu digunakan, mengingat PC Klien hanya bertenaga P3-800
Aku sudah menggunakan dua versi dari Kingsoft Office, yang 2007 dan 2009. Masih banyak fitur yang belum sempurna. Fitur numbering pada versi 2007 yang trial 30 hari ini, pengaturan first indent dan hanging indent susah bukan main, karena dia tidak mau diatur secara manual. Ketiadaan Equation Editor kukira masih bisa ditoleransi karena tidak semua orang memerlukannya.
pada Kingsoft 2009 kedua fitur tersebut sudah diperbaiki, masa trialnya pun diperpanjang menjadi 100 hari. Tapi sayangnya, aku masih menemukan kekurangan yang cukup mencolok di Kingsoft Spreadsheets-nya. ketika aku mencetak form dengan layout landscape, hasil cetak masih berupa layout portrait. Duh, sampai pusing kuutak-utik masih belum bisa juga. Terpaksa pake you-know-what deh.
Read More......

Description
You can use HFS (HTTP File Server) to send and receive files.
It's different from classic file sharing because it uses web technology to be more compatible with today's Internet.
It also differs from classic web servers because
it's very easy to use and runs "right out-of-the box".
Access your remote files, over the network.
It has been successfully tested with Wine under Linux.
Kenapa judulnya File Server Jalan-Jalan, karena aplikasinya portabel, jadi kalo mau bawa file yang mau di-sharing dari rumah ke kantor, malas menyalin dari flasdisk, apalagi kalo dilarang sharing, seting sharing-nya di-disable, HFS adalah salah satu solusi bagi Kamu.
Aplikasinya bisa diunduh di
siniKalau aku kugunakan ketika sharing di warnetku sedang penuh-penuhnya. Aku kurang tahu sebenarya berapa default maksimum koneksi yang diperbolehkan untuk win XP. Or sebenarnya ada setingnya, tapi aku terlalu malas untuk mencari.

Cukup menjengkelkan kalau tiba-tiba muncul peringatan seperti itu kan?
Read More......